Edukasi Plus – Megawati Hangestri Pertiwi, nama yang kini tidak hanya harum di Indonesia, tetapi juga menggema di panggung internasional, khususnya Liga Voli Korea Selatan (V-League).
Atlet kelahiran Jember, 20 September 1999 ini telah membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di level tertinggi.
Di juluki “Megatron” berkat smash-nya yang mematikan, Mega bukan hanya sekadar pemain, ia adalah ikon yang membawa kebanggaan baru bagi voli Asia.
Profil Singkat Sang Opposite Hitter
Megawati Hangestri Pertiwi memulai karier profesionalnya sejak usia 14 tahun. Dengan postur ideal seorang pemain voli setinggi 185 cm, Mega menempati posisi Opposite Hitter, peran kunci sebagai mesin pendulang poin utama tim.
Perjalanan karier Megawati penuh warna, dimulai dari klub-klub di Indonesia seperti Surabaya Bank Jatim dan Jakarta Pertamina Fastron, hingga merambah ke liga-liga luar negeri di Thailand (Supreme Chonburi-E.Tech) dan Vietnam (Hà Phú Thanh Hóa).
Puncak karier internasionalnya saat ini adalah di Daejeon CheongKwanJang Red Sparks di Liga Voli Putri Korea Selatan, sebuah langkah besar yang membuka mata dunia terhadap kualitas pevoli Indonesia.
Mengguncang Korea Selatan: Sejarah Pemain Asia
Kedatangan Megawati ke V-League Korea Selatan pada musim 2023-2024 melalui sistem kuota Asia menjadi titik balik.
Performanya yang eksplosif bersama Red Sparks segera mencuri perhatian.
Ia bukan hanya sekadar pelengkap, tetapi langsung menjadi andalan tim, seringkali memimpin daftar pencetak poin.
Prestasi yang paling menonjol selama di Korea termasuk:
- MVP (Pemain Terbaik) Putaran I V-League Korea Selatan 2023-2024.
- MVP (Pemain Terbaik) Putaran III dan IV V-League Korea Selatan 2024-2025.
- Menjadi atlet voli Indonesia pertama yang terpilih masuk dalam Tim All Star V-League Korea.
- Berperan penting membawa Red Sparks kembali melaju ke babak play-off setelah penantian panjang.
Fakta Unik Megawati Hangestri Saat Ini: Sang Pemain Berhijab Pertama di V-League
Di tengah sorotan Liga Voli Korea, Megawati membawa satu fakta unik yang membuatnya menjadi magnet.
Ia adalah pemain asing pertama dalam sejarah V-League yang bermain di lapangan sambil mengenakan hijab.
Hal ini tidak hanya menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar, tetapi juga membuat Mega menerima pujian dari media Korea Selatan karena dianggap membawa perspektif baru dan citra positif.
Selain itu, Mega juga di kenal memiliki kebiasaan unik yang ia lakukan di lapangan.
Beberapa media melaporkan bahwa Megawati sering terlihat komat-kamit menggoyangkan mulutnya di sela-sela pertandingan.
Ia mengungkapkan bahwa kebiasaan unik tersebut adalah membaca sholawat yang ia yakini menjadi sumber kekuatan dan ketenangan selama bertanding.








