Advertising
Advertising

Daftar Negara dengan Harga BBM dari Termurah hingga Termahal

Edukasi Plus – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sering kali menjadi topik diskusi global karena dampaknya yang signifikan terhadap ekonomi dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Namun, tahukah Anda negara mana yang memiliki harga BBM termurah di dunia, dan bagaimana perbandingannya dengan negara lain?

Berdasarkan data dari Global Petrol Prices per 15 September 2025, harga BBM di setiap negara sangat bervariasi.

Ada negara-negara yang menawarkan harga sangat murah karena subsidi pemerintah atau kaya akan sumber daya minyak, sementara di sisi lain, beberapa negara memiliki harga yang sangat tinggi.

Deretan 10 Negara dengan BBM Termurah

Berikut adalah 10 negara dengan harga BBM termurah di dunia:

  1. Libya: Rp 464
  2. Iran: Rp 481
  3. Venezuela: Rp 580
  4. Angola: Rp 5.424
  5. Kuwait: Rp 5.706
  6. Aljazair: Rp 5.905
  7. Mesir: Rp 6.552
  8. Turkmenistan: Rp 7.100
  9. Kazakstan: Rp 7.498
  10. Malaysia: Rp 8.095

Tiga negara teratas, yaitu Libya, Iran, dan Venezuela, memiliki harga yang sangat rendah, bahkan di bawah Rp 1.000 per liter.

Hal ini di sebabkan oleh besarnya subsidi pemerintah dan cadangan minyak yang melimpah.

Posisi Indonesia

Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Berdasarkan data yang sama, Indonesia berada di peringkat ke-25 dengan harga BBM sebesar Rp 12.723.

Angka ini menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih tinggi di bandingkan negara-negara termurah.

Namun masih lebih terjangkau jika di bandingkan dengan negara-negara dengan harga BBM termahal di dunia.

Negara Paling Mahal

Berdasarkan data terbaru per September 2025, negara dengan harga BBM termahal di dunia adalah Hong Kong, dengan harga sekitar Rp 61.256 per liter untuk bensin oktan-95.

​Tingginya harga BBM di Hong Kong dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama tingginya pajak dan biaya impor.

Negara-negara lain yang juga masuk dalam daftar termahal biasanya adalah negara-negara maju di Eropa seperti Islandia, Belanda, dan Denmark, serta Singapura di Asia, yang menerapkan pajak tinggi sebagai bagian dari kebijakan lingkungan dan transportasi.

Tingginya harga di negara-negara ini di pengaruhi oleh pajak yang tinggi, biaya impor, dan regulasi lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *