Edukasi Plus – Menjelang Bulan Suci Ramadan Tahun 2026, penting bagi kita untuk kembali mengingat dan memahami hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
Puasa tidak hanya soal menahan diri dari lapar dan haus, tetapi juga menjaga perilaku dan spiritualitas.
Dalam artikel kita kali ini akan membahas terkait hal yang secara umum namun wajib di ketahui karena sesuai ajaran Agama di Bulan Puasa.
Mari kita cermati 5 hal utama yang wajib di hindari agar ibadah di bulan puasa kita sah dan berkah.
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Ini adalah larangan yang paling fundamental. Saat kita menelan makanan atau minuman, baik itu air mineral, kopi, atau bahkan sebutir nasi, puasa akan langsung batal.
Namun, jika Anda melakukannya karena lupa, puasa Anda tetap sah.
Inilah mengapa penting untuk selalu waspada dan mengingatkan diri sendiri sepanjang hari.
2. Berbuat Maksiat dan Dusta
Puasa adalah ibadah lahir dan batin. Menahan diri dari perbuatan buruk adalah bagian esensial dari puasa.
Contohnya seperti berkata kasar, berbohong, memfitnah, atau mencuri. Perbuatan ini tidak hanya mengurangi pahala puasa Anda, tetapi juga berpotensi membatalkan esensi puasa itu sendiri.
Ingatlah, “Bukanlah puasa itu hanya menahan makan dan minum, tapi puasa itu menahan diri dari perkataan sia-sia dan kotor.”
3. Berhubungan Badan di Siang Hari
Melakukan hubungan intim di siang hari saat berpuasa merupakan larangan yang sangat serius.
Perbuatan ini tidak hanya membatalkan puasa, tetapi juga mengharuskan pelakunya untuk membayar kafarat yang berat, yaitu berpuasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin.
4. Muntah dengan Sengaja
Jika Anda merasa mual dan tidak dapat menahannya, muntah tanpa disengaja tidak akan membatalkan puasa.
Namun, jika Anda sengaja memasukkan jari ke tenggorokan untuk muntah, puasa Anda akan batal.
Hal ini diatur untuk menjaga keutuhan ibadah puasa.
5. Memasukkan Benda Asing ke dalam Tubuh (Termasuk Merokok)
Merokok atau menggunakan vape saat berpuasa akan membatalkan puasa.
Asap atau uap yang dihirup masuk ke dalam tenggorokan dan paru-paru, sehingga dianggap sebagai sesuatu yang dimasukkan ke dalam tubuh.
Hal ini juga berlaku untuk menelan ludah yang sudah tercampur dengan zat lain, seperti sisa makanan yang tertinggal.
Cara Mengatasi Tantangan saat Puasa
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi tantangan yang umum saat bulan puasa, seperti rasa lemas, dehidrasi, atau kurang konsentrasi. Berikut adalah tipsnya:
Atur Pola Tidur: Usahakan tidur lebih awal dan bangun lebih awal untuk sahur. Ini membantu tubuh beradaptasi dan tidak merasa terlalu lemas di siang hari.
Perhatikan Asupan Sahur: Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oat, atau roti gandum.
Makanan ini di cerna lebih lambat sehingga memberikan energi yang tahan lama.
Hidrasi Cukup: Minum air yang cukup saat sahur dan berbuka.
Hindari minuman manis dan bersoda, serta perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
Kurangi Aktivitas Berat: Selama berpuasa, sebaiknya hindari olahraga atau aktivitas fisik yang terlalu menguras tenaga, terutama di bawah sinar matahari.
Cari Kegiatan Positif: Alihkan pikiran Anda dari rasa lapar dan haus dengan membaca buku, beribadah, atau melakukan hobi ringan yang tidak terlalu menguras energi.
Menu Sahur yang Tepat Sangat Penting
Sahur adalah kunci agar Anda tetap bertenaga sepanjang hari saat berpuasa.
Memilih menu sahur yang tepat sangat penting. Fokuslah pada makanan yang memberikan energi tahan lama dan menjaga hidrasi tubuh.
Berikut adalah beberapa tips sahur yang efektif:
Pilih Makanan yang Kaya Serat dan Karbohidrat Kompleks: Makanan seperti nasi merah, roti gandum utuh, oat, dan kacang-kacangan dicerna lebih lambat oleh tubuh.
Ini membantu menjaga kadar gula darah stabil dan membuat Anda kenyang lebih lama.
Sertakan Protein yang Cukup: Tambahkan sumber protein seperti telur, daging ayam tanpa kulit, atau tahu tempe.
Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh serta memberikan rasa kenyang yang lebih kuat.
Jangan Lupakan Buah dan Sayur: Konsumsi buah dan sayuran yang kaya serat dan air, seperti semangka, melon, apel, atau sayuran berdaun hijau.
Ini membantu mencegah sembelit dan memberikan vitamin serta mineral esensial.
Minum Air Secukupnya: Alih-alih minum banyak sekaligus, minum air secara bertahap sejak berbuka hingga sahur.
Hindari minuman manis, berkafein, atau bersoda yang justru bisa menyebabkan dehidrasi.
Rekomendasi Menu Sahur tidak Menguras Isi Dompet di Bulan Puasa
Menyusun menu sahur yang hemat di kantong namun tetap bergizi adalah hal penting saat Ramadan.
Makanan yang sering di sajikan biasanya sederhana, mudah di buat, dan bahan-bahannya terjangkau.
Berikut beberapa menu sahur yang bisa Anda coba:
Nasi dan Telur: Telur adalah sumber protein yang sangat baik dan harganya terjangkau.
Anda bisa menyajikannya dalam berbagai cara, seperti telur dadar, telur ceplok, atau di rebus.
Tambahkan sedikit kecap atau irisan cabai untuk variasi rasa.
Tumis Tahu Tempe: Tahu dan tempe adalah protein nabati yang murah dan mudah di dapat.
Anda bisa menumisnya dengan bumbu sederhana seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai, atau tambahkan sedikit kecap manis.
Sayur Sop: Sayuran seperti wortel, kentang, dan buncis bisa diolah menjadi sop yang hangat dan menyegarkan.
Menu ini ringan, mudah di cerna, dan memberikan serat yang penting untuk pencernaan.
Anda bisa menambahkan potongan ayam atau bakso jika ingin.
Oatmeal: Jika Anda mencari menu yang cepat dan praktis, oatmeal bisa menjadi pilihan.
Tambahkan potongan buah-buahan seperti pisang atau kurma untuk memberikan energi dan rasa manis alami.
Oatmeal juga sangat baik untuk menjaga perut kenyang lebih lama.
Demikian beberapa tips saat menjalankan ibadah Puasa untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan.








